Kamis, 15 Februari 2018

Terlambat

"Tanpamu cinta tak berarti, cinta sudah lewat. Tak ku kira kan begini" -Kahitna, Cinta Sudah Lewat

15 Februari 2018

Hari ini, mungkin adalah hari bersejarah dalam hidupmu, tentu saja tanpa kehadiranku. Kau tampak bahagia dengan senyum tipis yang menawan, aku sungguh turut bahagia. Setelah semua kejadian ini, mungkin saja kauu menganggap aku hanya sebatas angin lalu yang tak berarti dalam hidupmu. Masa lalu ini, cukup aku sendiri yang mendekapnya, cukup aku yang melukaimu, cukup aku yang menyiksa diriku. Yang harus kau lakukan hanyalah berbahagia tanpakehadiranku dalam hidupmu lagi, dan kurasa kau sedang melakukannya sekarang. Rinduku padamu yang sempat menjadi candu, kini biar ku sembuhkan bersama pilu yang melekat dalam dingin malam yang mencekat. 
Benar, cinta sudah lewat atau lebih tepatnya aku melewatkannya. Ya, aku melewatkanmu. Malam itu, aku merasa sangat takut menerimamu kembali. Aku terlalu takut apabila nanti aku harus kehilanganmu untukyang kedua kali. Aku terlalu takut apabila nanti aklu menyakitimu lagi. Kau memintaku menjadi rumahmu, tapi saat itu aku hanya memilih menjadi tempat singgah sampai kau mendapatkan rumah yang kau inginkan. sungguh tidaklah pantas aku kembali menawarkanmu sebuah rumah untuk kembali. Nanti apabila rumahmu yang baru menyakitimu, kembalilah padaku dan aku menjadi tempat singgah terakhirmu. Pada akhirnya aku hanya ingin kau bahagia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar